HARI PW ANTARA MUSIK, ENTERPRENEUR, dan ENTERTAINMENT.

Hari Putra Wisuda atau akrab dipanggil dengan Hari PW atau “Hari ROCKPIZZ” Ia adalah gitaris dari “BINTANG BAND” sekaligus pemilik toko musik terbesar di Bali dengan nama “ROCKPIZZ”. Hari mulai serius menggeluti dunia musik saat Ia duduk di bangku kelas 4 SD. Ia mengidolakan gitaris terkenal “SLASH” dari Band ternama “Guns N’ Roses”. Ia mengatakan bahwa “posternya saya tempel di kamar jadi setiap pagi saya liatin posternya beliau dan itu memotivasi saya untuk giat bermain serta belajar gitar”. Ia membuat band pertamanya saat Ia SMA dengan nama “Biru Band” dengan genre Rock. Ia mengatakan bahwa ini adalah band pertama yang Ia geluti dengan serius bersama vokalis yang sekarang bernama “Nanoe Biru”, ada fakta menarik dari nama “Nanoe Biru” pungkasnya. “ Nama Biru itu diambil dari nama band kita sewaktu SMA oleh Nanoe dan diangkat menjadi nama untuk project solo-nya”.
Bersama dengan “Biru Band” Ia selalu berburu semua festival yang ada di Bali serta Indonesia dan mereka selalu merebut juara pada setiap festival yang mereka ikuti. Menurutnya, skill todak terlalu dipentingkan namun bagaiman car akita menarik simpati dewan juri dan out of the box. Saat festival-an, ada momen unik dimana mereka mengikuti festival saat mereka sedang menjalani Ujian Sekolah, lalu saat di depan dewan juri, vokalis mereka “Nanoe Biru” dengan lantang mengatakan “sekolah ngga boleh ganggu kita main musik” dan menjadi nilai plus dari dewan juri karena ide dan konsep mereka yang selalu baru dan gila daripada yang lain. Mereka juga pernah mengikuti festival Rock terbesar pada saat itu yakni “Log Zhelebour” dan merebut juara satu Bali Nusra serta masuk TOP 10 Nasional.
Setelah tamat dari perjalanan putih abu yang mengesankan dan gemilang mereka berpisah dan menjadi akar dari setiap Band Rock Bali yang ternama seperti “LOLOT BAND, SOLO PROJECT BY NANOE BIROE, dan Band baru Hari sendiri BINTANG BAND”. Bersama BINTANG BAND ia pernah membuat 10 lagu dalam satu minggu serta 1 album dalam sebulan. BINTANG terbentuk tahun 2003 dan karya terakhirnya sebelum hiatus 6 tahun adalah lagu “Jeg Let’s Go ft Sari Nymphea”.

Bersama BINTANG Ia pernah melakukan tour band di 20 titik di Bali dari Negara-Karangasem setiap harinya sembari bekerja menjadi General Manager Suzuki. Setiap harinya Ia harus pulang-pergi ke 20 titik dimana Ia harus melakukan tour, “walaupun melelahkan tapi saya senang melaluinya” pungkasnya. Selain menjadi musisi Ia memiliki hobby motoran dan mengoleksi gitar. Dari hobby mengoleksi gitar tersebut muncul ide untuk membuat sebuah usaha toko musik. Ia suka menjual gitar yang sudah dipakai rekaman bersama BINTANG, dimana Hari mendapat keuntungan dan modal untuk memulai semua bisnisnya. Dari stock yang mulai menumpuk di rumahnya karena banyaknya permintaan pembeli Ia mulai berpikir untuk membuat toko musik. “ROCKPIZZ” toko music terbesar di Bali yang didirikan oleh Hari, dimana sudah memiliki dua cabang yaitu yang pertama memiliki lokasi di Sesetan dan yang kedua di Batubulan. Cerita menarik dari nama “ROCKPIZZ” Ia dapatkan dari julukan nya yang diberikan oleh temannya Jun yaitu “HARI ROCKPIZZ”, “ROCK adalah genre music yang saya tekuni dan PIZZ adalah suara saya saat mendengkur kala tidur” kata Hari sambil tertawa saat ditanyai kenapa mengambil nama “ROCKPIZZ”.
Hari memberikan pesan juga kepada seluruh musisi yang masih merintis karir di masa pandemi ini bahwa jangan pernah berhenti untuk menghasilkan karya karya yang tetap orisinil dan jangan patah semangat hanya karena pandemi ini sedang berlangsung.

Leave your comment

Please enter your name.
Please enter comment.